Efek Salju Berjatuhan

Kamis, 12 April 2012

Kehidupan Yang Tak Kuduga Sebelumnya

Kehidupanku hari ini adalah sesuatu yang tak kuduga beberapa tahun lalu. Betapa tidak, pastinya yang kita cita-citakan adalah sesuatu yang “ideal”, kalaupun  tidak tentunya takan jauh-jauh dari yang diharapkan. Hmmm, tapi meleset semuanya.
Contohnya pekerjaanku kini, dari disiplin ilmu yang kumiliki keinginanku adalah bekerja dilingkungan Pengadilan atau pekerjaan lain yang berbau hukum, tapi itu tak kudapatkan dan akhirnya keinginanku kemudian beralih ingin bekerja dilingkungan pemerintahan daerah (otonom), dan itu pada akhirnya juga tak kesampaian. Namun hari-hari yang kujalani terasa tak sia-sia karena aktifitas lainku tetap ada, dan aktifitasku ini banyak merubah pribadiku, cara berpikirku, orientasiku kedepan.
Orang-orang yang ada disekeliling kita memang mempunyai pengaruh yang cukup besar, dan itu juga terasa sekali bagi diriku. Selepas kuliah saya menemukan orang-orang yang membuatku bersentuhan dengan dunia pendidikan baik formal maupun non formal, bersentuhan langsung dengan masyarakat, membuat kepekaanku terhadap permasalahan-permasalahan kemasyarakatan semakin terasah. Ilmuku yang kudapatkan di bangku kuliah terasa bermanfaat, apalagi ilmuku itu terus kukembangkan (sebagai pengajar).
Pada akhirnya waktu membawaku sebagai PNS di instansi vertikal. Tak kuduga sebelumnya, tapi kuyakin inilah jalan yang diberikan Allah Swt  sebagai jalan yang terbaik buatku. Sangat Ku syukuri semuanya, karena apa yang kurasakan kini adalah yang lebih 'ideal' dari yang kuharapkan dulu. Harapanku kini adalah  dapat memberikan yang terbaik di tempat kerjaku dan aktifitas kemasyarakatan dan keagamaan bersama teman-teman bs terus berlanjut.
Hikmah yang bisa kuambil adalah Apapun Ketetapan Allah Swt kepada kita, Selalulah 'Berprangsangka Baik kepada-NYA.


Senin, 05 Maret 2012

Kendali 'Rasa'

Senantiasalah mengasah PENGENDALIAN DIRI kita agar kita tak mudah dikendalikan 'perasaan'.
karena perasaan itu tak bisa dicegah maupun dihapus, yang bisa dilakukan adalah MENGENDALIKAN PERASAAN agar kita tak dikendalikannya. 
Lihatlah orang yg dikuasai perasaan Cinta, sepertinya logikanya lumpuh ketika jatuh Cinta.Lihatlah orang yg dikuasai oleh rasa benci, sepertinya orang yg dibenci sudah tak ada sisi baiknya.
Dan Lihatlah orang yg serakah, perasaan ingin memiliki hak orang lain (Korupsi), sepertinya seisi dunia ingin dimiliki.
Yakinlah bahwa tidak ada kemuliaan bagi orang-orang yang memperturutkan hawa nafsu yang tidak di jalan Allah SWT. Kemuliaan hanya bagi orang-orang yang mau mengendalikan diri dan mau memelihara kesucian diri dengan gigih.

Kamis, 17 Maret 2011

Kelola Rasa Bersalah

       Menghadapi masalah dari dalam diri sendiri tidak lebih gampang dari masalah di luar sana. Ketika masalah terjadi karena kesalahan, yang pertama kali harus kita sikapi dengan benar adalah rasa bersalah atas kesalahan itu.
       Rasa bersalah entah kepada diri sendiri ataupun kepada orang lain bisa memberi efek kerusakan. Namun di sisi lain, rasa bersalah juga bisa menjadi potensi untuk mengubah diri menjadi lebih baik. Sebab rasa bersalah itu bisa pula membantu kita menyadari dan memperbaiki kekeliruan dan kekhilafan yang terlanjur terjadi. Itu artinya bahwa rasa bersalah itu bisa memberi nampak negatif, bisa pula memberi nampak positif. Cobalah kita kenali kesalahan dengan memberdayakan rasa bersalah itu dgn baik, agar potensi keberdayaannya mampu kita optimalkan daripada potensi merusaknya.
       Rasa bersalah yang kita kelola dengan baik dapat memupuk kedewasaan diri, meluluhkan egoisme, dan menetralisir letupan-letupan arogansi. Sebab dengan mengeja kesalahan diri kita dengan bahasa diri sendiri yang tulus, kita bisa membawa hati dan jiwa kita ke garis netralitas dan kejujurannya. Saat itu yang berbicara adalah panggilan fitrah. Dan tidak  ada satupun manusia yang bisa membohongi fitrahnya. Bila Panggilan itu terus terdengar, maka seiring waktu diri kita akan semakin kokoh dan lebih hidup.

Tarbawi

Sabtu, 05 Maret 2011

Kenapa aku harus menangis

Kenapa aku harus menangis
kalau hanya karena dunia
padahal engkau tahu
dunia hanyalah tempatmu singgah
ada sesuatu yang pasti terjadi
sebuah kematian...

padahal nun di Palestina
dunia bukanlah tujuan
mati syahid menjadi impian
ridho Allah jadi tujuan

Cukup tempatkan dunia di tanganmu
Jangan beri tempat dia di hatimu
Segala ujian dunia
jadikan langkah untuk meningkatkan keimanan
jangan berhenti...
apalagi mundur...

Tahukah engkau...
ketika resah, gundah itu datang
berarti itu sinyal untukmu
Dekatilah DIA
Peluk DIA
Menangislah di hadapan DIA
Rasakan belaian DIA
Cukup tempatkan cinta DIA
di hatimu yang paling tertinggi
dan...
tolong jangan gantikan dengan cinta yang lain...



(ummu_daffa)

Jumat, 04 Maret 2011

Sejenak melupakan rutinitas.....

 Rupanya teman-teman kantor bisa bergaya juga ba' foto model....


Air laut tapi dingiiiiiin banget euy...




 indahnya...pemandangn laut
waktunya pulang tp disempatin tuk berpose dulu...

Jumat, 25 Februari 2011

Terpuruk??? Jangan deh......

Pernahkah anda merasa kecewa ?
tenggelam dalam keterpurukan dan kesedihan?
putus asa?
tak bergairah?

Sangat Manusiawi jika semua itu pernah kita alami....

Tapi.....
Kecenderungan jiwa yang melemah jangan dibiarkan.....
Keinginan untuk selalu lambat juga jangan didiamkan.....
Kehendak nafsu tak boleh menjadi dominan dan lalu menjadi kebiasaan.....
Kita harus mampu menundukan dan melawan keinginan nafsu....
Melatih dan mengontrol gerak kehendak nafsu itu sebenarnya 'kekuatan.....'

Tapi di mana kita dapatkan semua kekuatan itu?
karena jiwa kita sangat membutuhkan energi, sangat ingin bebas dari duka dan kegundahan, tak ingin terlalu lama dibebani kesedihan dan terlilit rasa sempit, apalagi tenggelam dalam lautan kesedihan.  Ya......Jiwa kita ingin ketenangan dan kesejukan.

Dan di manakah mencarinya?
Jangan salah mencari.....bisa jadi ketenangan yang kita dapat adalah bersifat sementara dan dapat mendatangkan kesedihan yang lebih besar...

Untuk tak salah mencari kekuatan ......
tuk mendapatkan ketenangan yang hakiki tak ada cara lain selain menggantungkan segalanya kepada Sang Pencipta, meminta pertolongan dan menerima kekuatan tuk bisa bertahan dan stabil menyelesaikan misi hidup.....Laa haula wa laa quwwata illaa billah (tidak ada daya dan kekuatan kecuali milik Allah)

JADIKAN SABAR DAN SHOLAT SEBAGAI PENOLONGMU................

(catatan kecilku tuk saling berbagi....karena aku juga membutuhkan kekuatan)


Selasa, 22 Februari 2011

Romantika Pasangan Jiwa

       Orang-orang di negerinya, di mesir sana menganggapnya pahlawan cinta. Mereka menyebutnya sebagai kampiun asmara. Dody Al fayed dan Lady Diana adalah sebuah roman yang tragis. Dua jiwa bertemu tapi tanpa raga. Mereka tidak ditakdirkan bersatu. Tapi Lady Diana dan Pangeran Charles adalah juga roman yang tragis. Dua raga bertemu tapi tanpa jiwa. Mereka pernah ditakdirkan bersatu, tapi tidak ditakdirkan untuk saling mencintai. Tragis, terlaul tragis. Dua setengah milyar umat manusia yang ikut menyaksikan proses pemakaman lady Diana dan Dody hanya mampu menangis, menyatakan haru entah kepada siapa, sebab di alam jiwa mereka semua nestapa.
       Tapi cerita Charles  dengan  Camila  Paker yang entah menjadi pemicu keretakan rumah tangganya atau tidak, menyelipkan  sebuah  pertanyaan besar;  mengapa  sang pangeran lebih tertarik dengan perempuan tua itu ketimbang  Diana  yang cantik  dan anggun, Diana? Bahkan ketika Camila menjadi musuh bersama rakyat inggris, charles  tetap  menikahinya beberapa  tahun kemudian,  seperti sebuah kehendak yang dipaksa walau harus melawan arus. Tidak  berartikah kecantikan Diana baginya?  Dan  apakah pesona perempuan tua yang membuatnya nekat itu?
      
       Charles  adalah  sebuah  cerita  tentang kesepian.  Punya  ibu seorang ratu hampir sama dengan seorang yatim. Maka charles tumbuh dengan sebuah kebutuhan jiwa  yang akut:  seseorang  yang bisa diajak  bicara, mau mendengarnya dan mampu memahaminya, seseorang  yang  bisa  membuatnya  merasa sebagai  orang normal  yang  bersikap  wajar  dalam  kehidupannya. Camila hadir  dan bisa  memenuhi  kebutuhan jiwa itu. sementara  Diana   tumbuh   sebagai  gadis  cantik  yang  terlalu lugu dengan kerumitan-kerumitan besar yang dihadapi Charles.  Ia bagus sebagai Icon kerajaan  yang cantik.  Tapi  tidak  bagi  Charles  yang  rumit. Jiwa mereka tidak bertemu ketika raga mereka justru seranjang.
       Tim kehidupan pada intinya adalah ide tentang pasangan jiwa dalam katagori cinta jiwa. Buka terutama tentang poligami. Ini ide tentang pertemuan jiwa yang disebabkan oleh kesamaan, atau kesepadanan, atau keseimbangan, atau kelengkapan. Jiwa-jiwa yang saling bertemu itu bisa dua atau tiga atau empat dst. Sama persis dalam sebuah bentuk tim dalam sebuah organisasi. Tim itu bisa juga besar pada mulanya dan menciut pada akhirnya. Umar Bin Khatab misalnya menceraikan dua istrinya yang cantik, Jamilah dan Qaribah tapi bisa bertahan hidup bersama Ummu Kaltsum binti Ali atau cucu Rasulullah Saw yang usianya terpaut 40 tahun.
       Itu sebabnya CINTA JIWA merupakan sumber semua cerita roman percintaan dalam sejarah umat manusia. Baik yang berujung tragis maupun yang berakhir bahagia. Jiwa mempunyai hajatnya sendiri. Maka ia lebih bisa mengenal pasangannya sendiri, juga bergerak dengan caranya sendiri menuju pasangannya. Di alam jiwa terlalu banyak kaidah dan kebiasaan alam raga yang tidak berlaku, itu membuatnya rumit tapi agung. Rumit jalan ceritanya tapi agung suasananya, rumit untuk dicerna tapi agung untuk dirasakan. Maka romantika Pasangan jiwa selalu begitu: bauran yang kompleks antara kerumitan dan keagungan.*)

*)oleh anis mata : majalahTarbawi edisi 140 Th.8, ramadhan 1427 H, 28 september 2006